|
|
||||
Taman Nasional Bukit Dua Belas
| Ditunjuk | Menteri Kehutanan, SK. No. 258/Kpts-II/2000, dengan luas 60.500 ha |
| Letak | Kab. Soralangun Bangko, Kab. Batanghari, Kab. Bungo Tebo, Prop. Jamb |
| Temperatur Udara | - |
| Curah Hujan | - |
| Ketinggian Tempat | 30 - 430 m dpl |
![]() |
Kawasan ini semula merupakan Cagar
Biosfer Bukit Dua Belas yang ditunjuk berdasarkan Keputusan
Menteri Kehutanan No. 46/Kpts-II/1987 tanggal 12 Pebruari 1997 tentang
Penunjukan Kawasan Hutan Propinsi Jambi seluas + 2.947.200 ha, diantaranya
Hutan Suaka Alam dan Hutan Wisata seluas 602.000 ha, dimana kawasan
cagar Biosfer Bukit Dua Belas termasuk didalamnya dengan fungsi HSAW
seluas + 28.705 ha.
|
Setelah Pencadangan
tersebut muncul masalah dimana areal tersebut merupakan wilayah hak ulayat
adat/wilayah pengembaraan Orang Rimba. Akibat konversi hutan alam menjadi
Hutan Tanaman Industri yang menggunakan Sistem Tebang Habis dengan Permudaan
Buatan, telah menyebabkan masyarakat Rimba kehilangan sumber daya alam
yang menjadi sumber kehidupannya. |
![]() |
Potensi Kawasan
Areal Taman Nasional Bukit Dua Belas mempunyai luas 60.500 Ha, berupa perbukitan
dataran rendah berada pada ketinggian + 30 - 430 m dpl. Secara geografis terletak
di antara 102o31'37" sampai 102o48'27" Bujur Timur dan antara 1o44'35"
sampai 2o03'15" Lintang Selatan. Secara administratif terletak di tiga
wilayah kabupaten, yaitu Soralangun, Muaratebo dan Batanghari Prop. Jambi.
Taman Nasional Bukit Dua Belas merupakan kawasan lindung yang mempunyai keunikan
tersendiri, karena keberadaannya tidak terlepas dengan kehidupan masyarakat
tradisional/Orang Rimba yang terdapat didalam dan sekitar kawasan taman nasional
untuk mencari kehidupan sehari-hari seperti rotan, damar, kayu gaharu, dll.
Flora dan Fauna
Taman Nasional Bukit Dua Belas memliki berbagai jenis flora dan fauna, baik
yang dilindungi maupun yang langka dan sumber obat-obatan.
Jenis Mamalia Langka:
Harimau (Panthera tigris sumatrensis), Beruang (Helarctos
malayanus), Kancil (Tragulus napu), dan lain-lain.
Jenis Burung Langka:
Elang Ular Bido (Spilornis cheela), Enggang Klihingan (Anorrhinus
amictus), Seluloyok (Anthracoceros malayanus), Rangkong Badak
(Buceros rhinoceros), Buhung Gading (Buceros vigil), Paok Delima
(Pitta granatina), dan Tiung (Gracula religiosa).
Selain jenis mamalia dan burung langka tersebut di atas terdapat jenis lainya
seperti: Ayam Hutan (Galus galus), Biawak (Varanus salvator), Kijang (Muntiacus
muntjak), Nangoi (Sus barbatus), dan lain lain
Jenis Flora
Jenis Flora yang terdapat di taman nasional, antara lain: Jelutung
(Dyera costulata), Getah Merah (Palaquium spp), Pulai (Alstonia
scolaris), Kempas (Koompassia excelsa), Rumbai (Shorea spp),
Cendawan Muka Rimau (Rafflesia hasseltii), Jemang atau Palem
darah Naga (Daemononorops draco), dan lain-lain.
Taman nasional Bukit Dua Belas memiliki jenis-jenis flora yang dapat digunakan
sebagai obat-obatan seperti: Cendawan Balus (Pycnoporus sp),
Tubo kayu, Tuno Akar, Tembalau, Paku Balus,
Selusuh Kayu, Selusuh Akar, Akar Penyegar (Smilax
zeylanica), Terap, Rotan Sio, Tunam dan Sentubung.
Hakcipta hijjau@pendakierror.com 2004