Home

About me

Contact us

Sign guest book

View guest book

Taman Nasional Bukit Tiga Puluh

     
Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK. No. 539/Kpts-II/1995 dengan luas 127.698 ha
Letak Kab. Indragiri Hulu, Indragiri Hilir pada Prop. Riau dan Kab. Bunga Tebo, Kab Tanjung Jabung pada Prop. Jambi
Temperatur Udara 28° - 37° C
Curah Hujan 2000 - 3.200 mm/tahun
Ketinggian Tempat 60 - 734 m dpl.
   
Taman Nasional Bukit Tiga Puluh merupakan salah satu rangkaian pegunungan yang mempunyai potensi keanekaragaman janis tumbuhan dan satwa yang cukup tinggi dan endemik. Taman Nasional Bukit Tiga Puluh secara administratif pemerintahan terletak di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir Propinsi Riau dan Kabupaten Bungo Tebo dan Tanjung Jabung Propinsi Jambi.
Tipe ekosistem yang menyusun hutan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh yaitu hutan dataran rendah, hutan pamah dan hutan dataran tinggi dengan jenis floranya antara lain: Jelutung (Dyera costulata), Getah merah (Palaquium spp.), Pulai (Alstonia scolaris), Kempas (Koompassia excelsa), Rumbai (Shorea spp), Cendawan Muka Rimau (Rafflesia hasseltii), Jernang atau Palem Darah Naga (Daemonorops draco), berbagai jenis Rotan. Cendawan Muka Rimau merupakan tumbuhan khas dan endemik Taman Nasional Bukit Tiga Puluh.
Taman Nasional Bukit Tiga Puluh memiliki 59 jenis mamalia, 6 jenis primata, 151 jenis burung termasuk Elang Jawa, 16 jenis Kelelawar dan berbagai jenis Kupu-kupu.
Disamping merupakan habitat satwa langka di antaranya : Gajah Sumatera (Elephas maximus), Harimau Loreng Sumatera (Panthera tigris sumatraensis), Rusa (Cervus unicolor), Siamang (Hylobates syndactylus), Lutung (Presbytis cristata) dan lain-lain, juga sebagai perlindungan hidro-orologis Daerah Aliran Sungai (DAS) Kuantan Indragiri.
Semula kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh merupakan hutan lindung dan hutan produksi terbatas. Meskipun demikian, kondisi hutan taman nasional tersebut relatif masih alami.
Masyarakat di sekitar Taman Nasional Bukit Tiga Puluh merupakan suku dengan adat istiadat dan budaya yang relatif masih sangat tradisional yaitu Suku Anak Dalam, Suku Talang Mamak. Masyarakat sekitar (terutama Suku Talang Mamak) percaya, bahwa bukit dan tumbuhan yang ada di taman nasional mempunyai kekuatan magis dalam kehidupan mereka. Secara tidak langsung mereka ikut berpartispiasi aktif dalam menjaga dan melindungi bukit/tumbuhan di taman nasional.

   

Obyek Wisata Alam dan Wisata Budaya

  • Puputan Keling. Panorama alam dan pengamatan satwa/tumbuhan.
  • Pintu Tujuh. Wisata Goa
  • Tembelung Berasap. Melihat panorama air terjun, mandi dan pengamatan tumbuhan
  • Batu Belipat dan Batu Gatal. Wisata Budaya
  • Sungai Gangsal, Sungai menggatai, Sungai Sipang. Kegiatan Arung Jeram
  • Kemantan. Wisata Budaya, untuk melihat upacara keagamaan Suku Talang Mamak

Cara Mencapai Lokasi

  • Pekanbaru - Siberida, 285 km (+ 4 jam) kendaraan roda 4,
  • Siberida - lokasi (jalan bekas HPH)

Kegiatan yang Dapat Dilakukan:

  • Penelitian.
  • Pemotretan dan pembuatan film.
  • Rekreasi dan wisata alam.
  • Budaya masyarakat sekitar taman nasional

Fasilitas yang Tersedia

  • Pondok jaga dan jalan setapak.
   

Informasi Alamat Kantor
Jl. Gerbang sari No. 9, Pematang reba, Rengat, Indragiri Hulu, Riau
Telp. (0769) 3412255 Fax. 341132

:: Back To Top ::

Hakcipta hijjau@pendakierror.com 2004