|
|
||||
Taman Nasional Meru Betiri
Ditunjuk sebagai taman nasional sejak tahun 1982 dengan luas wilayahnya sekitar 58.000 ha. Secara administratif pemerintahan termasuk Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Propinsi Dati I Jawa Timur. |
|
![]() |
Kekayaan flora dan fauna pada hutan tropis dataran
rendah, hutan tropis pantai sampai vegetasi hutan pegunungan. Diantaranya
bambu, palam, dan lebih dari 330 jenis tanaman obat. Beberapa tanaman
obat tersebut telah dikembangkan menjadi obat-obat tradisional oleh masyarakat
lokal.
Teluk Damai terletak di jalan antara Rajegwesi (pintu gerbang Meru Betiri dari timur) dan pantai Sukamade. Dinamakan Teluk Damai karena diteluk ini gelombang pantai selatan tenang seolah bersahabat dengan pengunjung Kekayaan fauna lainnya adalah penyu. Melihat penyu bertelur dan pelepasan anak penyu ke laut saat ini telah menjadi objek/kegiatan wisatawan asing dan domestik yang berkunjung ke Pantai Sukamade. Teluk Hijau, bersebelahan dengan Teluk Damai lokasi yang paling enak untuk berenang dan bermandi matahari Keindahan pemandangan alam, kekayaan flora dan fauna seperti: harimau, macan, berjenis-jenis primata, mamalia besar dan kecil dan ratusan jenis burung diantaranya, elang jawa, julang, rangkok burung hantu dan lain-lain serta lokasi yang bergelombang sampai berbukit telah menarik para pelintas alam untuk mengadakan perjalanan selama tiga sampai empat hari dari Teluk Bandealit sampai ke (teluk penyu) pantai Sukamade. Penyu Hijau sekali bertelur mencapai 200 butir, rata-rata 120 butir. Bertelur pada malam hari, waktu yang dibutuhkan masih ke pantai untuk bertelur bisa sampai 3 jam Untuk masa yang akan datang
potensi atraksi olah raga air seperti Canoing, Wind Surfing dan Renang
terbuka untuk para investor. Teluk Rajegwesi dengan gelombang selatan yang relatif tenang dapat menjadi tempat dan di beberapa lokasi aman untuk berenang Bagi yang berminat dengan
wisata perkebunan, di dalam dan disekitar Taman Nasional Meru Betiri terdapat
pula banyak perkebunan kopi, cacao, karet dan tembakau. |
![]() |
|
![]() |
|
Cara mencapai
lokasi :
o Surabaya - Jember - Ambulu, 225 km (± 5 jam).
o Ambulu - Curahnongko - Bandealit, 31 km (± 3 jam).
o Surabaya - Banyuwangi - Jajag, 342 km (± 6 jam).
o Jajag - Sarongan - Sukamade, 60 km (± 3 jam).
Potensi Kawasan
:
Sebagian besar topografi kawasan terjal dan bergelombang. Ada sekitar 5 buah
gunung dengan puncak tertinggi Gunung Betiri (± 1.223 m dpl). Curah hujan
rata-rata 2.300 mm per tahun, kelembaban udara antara 65-80%, kunjungan yang
terbaik pada bulan Pebruari s/d Juli.
Memiliki tipe ekosistem hutan pantai, mangrove, rawa, hujan tropis dan rhepyte
dengan jenis flora antara lain gelagah (Sacharum spontaneum), bayur (Pterospermum
sp.), rengas (Gluta renghas), api-api (Avicenia sp.), waru laut (Hibiscus telicius)
dan lain-lain.
Satwa yang ada terdiri dari 19 jenis mamalia, 7 jenis reptilia , 2 jenis primata
dan 131 jenis aves antara lain : rase (Viverricula malacensis), kancil (Tragulus
javanicus), bajing terbang ekor merah (Lomya horfieldi), ayam hutan hijau (Gallus
varius), penyu belimbing (Dermochels coriacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata),
elang jambul garis dagu (Accipiter trivigatus) dan lain-lain.
Kegiatan yang ditawarkan :
o Peneltian
o Atraksi satwa penyu bertelur dan pelepasan tukik
o Jungle trail
o Pengamatan satwa banteng
o Berkemah
o Wisata kebun
o Memancing dan berenang
o Pendidikan
Fasilitas yang tersedia :
Kantor, pondok kerja, menara pengintai, pusat informasi, pondok wisata, jembatan
wisata, jalan trail, bumi perkemahan dan lain-lain.
Informasi lainnya
:
o Kekayaan Alam Taman Nasional Meru Betiri
Alamat : Jl. Brawijaya No.53 Po
Box 269
Jember, Jawa Timur
Telpon/Fax:0331-335531 E-mail : (meru@jember.wasantara.net.id)
Hakcipta hijjau@pendakierror.com 2004